Thapki khawatir. Bihaan menggoda. Thapki marah. Bihaan menggelitik dan menari bersamanya. Bihaan memegang thapki dan mengganggu thapki. Thapki pergi dari sana dan pergi kegudang. Thapki berkata "bagaimana boneka teddy biru datang dan dia menggangguku."
Bihaan datang ke sana dan menutup pintu.
Bihaan memegang tangan thapki. Thapki berkata "lepaskan tanganku" Thapki memukul bihaan.
Boneka bertengkar tampak begitu lucu. Bihaan menggelitiknya. Thapki mulai tertawa. Thapki meminta bihaan untuk berhenti. Thapki melepas kepala boneka.
Thapki bertanya "apa masalahmu, kenapa kau menggangguku, pergi hibur para tamu diluar, jangan berani dekat denganku."
Thapki menunjuk jari pada bihaan. Bihaan berkata "kau jangan menunjuk jari padaku."
Bihaan melepas kepala boneka. Thapki terkejut melihat bihaan.
Thapki bertanya "Bihaan kau...apa yang kau lakukan disini."
Bihaan mengatakan "luar biasa, kau bertanya ini, aku yang harusnya menanyakan hal ini kepadamu, aku meragukan dirimu, sehingga aku menjadi boneka teddy biru ini, aku
membuat masalah denganmu sehingga kau melepas kepala boneka ini, lihat keraguanku benar, ini kau."
Thapki berkata "aku harus pergi."
Bihaan mengatakan "jawab aku terlebih dahulu, kenapa kau memakai kostum boneka ini, kenapa kau melakukan hal ini."
Thapki berlinang air mata.
Thapki mengatakan "aku mencintai anak-anak, lihat banyak anak-anak datang di pesta, jadi aku memakai kostum ini untuk menghibur mereka."
Bihaan berkata "oh begitu, kau tidak akan mengatakan kebenaran seperti ini."
Vasu memegang kepala dia mabuk. Shraddha bertanya "apa gempa masih terjadi, kenapa ibu meminum minuman dingin itu, aku pikir kau meminum anggur dan mabuk."
Vasu khawatir. Shraddha mengatakan "kau akan memberitahu thapki rencana kita, dan aku menghentikanmu."
Shraddha meminta vasu untuk minum air lemon dan turun kebawah, pesta akan berakhir.
Bihaan menarik thapki ke kandang kerbau gulabo.
Bihaan membuat thapki berdiri didepan patung dewa.
Bihaan berkata "kau dapat berbohong padaku, tapi tidak pada dewa, katakan padaku kenapa kau memakai kostum boneka?"
Bihaan memegang tangan thapki di dekat patung dan bihaan bertanya lagi.
Bihaan bertanya "kenapa kau melakukan ini, katakan padaku."
Thapki mengatakan "aku tidak punya cara, aku diberitahu untuk menghibur para tamu mengenakan kostum boneka."
Bihaan bertanya "apa, siapa yang mengatakan kepadamu dan kenapa."
Thapki berkata "karena aku bekerja sebagai pelayan di rumah ini." Bihaan terkejut.
Bihaan berkata "apa, kau bekerja sebagai pelayan di rumahmu sendiri."
Thapki mengatakan "ya, aku pelayan rumah ini." Thapki menangis.
Thapki berkata "pelayan harus melakukan pekerjaannya, itu sebabnya aku melakukan ini."
Bihaan mengatakan "itu sebabnya kau menyembunyikan ini dariku dan masuk ke dalam rumah, siapa yang mengatakan kepadamu untuk menjadi pelayan, katakan padaku."
Cutkhi berbicara dengan semua orang.
Bihaan datang kesana dan berteriak "aku tidak akan membiarkan thapki bekerja di sini, aku datang untuk tahu apa yang kau semua lakukan dengan thapki, keluarga kita menganggap pelayan sebagai anggota keluarga, dan di sini kau semua membuat anggota keluarga menjadi pelayan, baik kalian tidak menganggap thapki sebagai anggota keluarga, setidaknya menghormati bahwa dia adalah seorang wanita, atau memiliki rasa malu dan berpikir thapki masih istriku, dan aku putra
rumah ini." Bihaan menangis.
Bau ji mengatakan "apakah kau gila, aku tidak membedakan antara kau dan dhruv."
Bihaan bertanya "kenapa kau membedakan thapki."
Bihaan bertanya kepada nenek dan vasu.
Bihaan berkata "ibu kenapa begitu banyak kemarahan kepada thapki dan membuatnya menjadi pelayan, kau memintanya untuk memberikan sewa kandang kerbau gulabo." Dhruv terkejut.
Bihaan mengatakan "kau lebih buruk daripada binatang untukku, kau membuat thapki menjadi boneka beruang dan membuat dia menari." Dhruv dan keluarga terkejut mengetahui thapki adalah boneka. Dhruv mengingat boneka teddy pink dan melihat thapki menangis. Bau ji dan nenek mengingat thapki mengambil berkat mereka.
Bihaan berkata "nenek ini tidak benar, apa pun yang terjadi hari ini, jangan memikirkan ini lagi."
Bihaan akan membakar pakaian pelayan thapki dan thapki menghentikan bihaan dan memegang tangannya.
Thapki mengambil pakaian kembali dan meletakkan pakaiannya diatas meja.
Thapki berkata "bihaan kau tahu dua masalahmu, kau marah tanpa alasan dan di tempat yang salah."
Bihaan bertanya "apa aku marah tanpa alasan?"
Thapki mengatakan "ya, apa yang orang lakukan salah denganku dan kau, jika aku bekerja sebagai menantu, itu baik-baik saja, jika aku melakukan pekerjaan sebagai
menantu, apa itu salah, tidak ada pekerjaan kecil atau besar, aku tidak punya masalah melakukan pekerjaan disini, karena aku menganggap ini rumahku."
Bihaan berkata "pelayan tak salah disini, mereka membuatmu menjadi pelayan."
Thapki mengatakan "ya, kau harus memahami bahwa jika kau mendapatkan segala sesuatu dengan mudah dalam hidup, orang tidak menghargaimu, seperti yang kau punya, kau ingin teh, makanan dan uang, kau mendapatkannya dan kau tidak tahu mendapatkan uang, ibu ingin membuatku menyadari hal ini, dia ingin menunjukkan bahwa orang bahkan tidak akan mendapatkan kandang kerbau sebagai atap tanpa uang, apa yang ibu akan dapatkan dengan uang sedikit dariku, dia ingin mengajarkan kita pelajaran memiliki uang yang diperoleh dengan hasil kerja keras, aku tidak memiliki keluhan dengan ibu atau siapa pun di sini, tetapi kau meragukan orang tua, aku memiliki keluhan denganmu." Vasu terkejut dan merasa buruk.
Thapki meminta maaf kepada vasu, bau ji dan Nenek atas nama bihaan. Thapki meminta mereka untuk mengampuni bihaan.
Thapki berkata "aku tahu tidak ada yang salah di sini, ada beberapa kesalahpahaman, itu akan hilang karena ayahku mengatakan rumah di mana ada tuhan, kesalahpahaman tidak bisa berada disana untuk waktu yang lama."
Shraddha berpikir dan mengatakan "oh Dewa.. bagaimana thapki mendapat dialog tersebut."
Thapki meminta bihaan untuk pergi. Shraddha menghentikan thapki. Sinopsis Thapki episode 241
BACA SELANJUTNYA
LIKE FANPAGE INI UNTUK UPDATE POSTING TERBARU
