NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi
** Jika Sinopsis Kurang
atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode
sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih
Tariharun07.blogspot.co.id -
Sinopsis Anandhi Episode 300 Hari Ini Selasa 10 Januari 2017
Shiv menyembunyikan hadiah untuk Anandi sebagai pendekatan. Dia bertanya-tanya bagaimana dia bisa memberikan itu padanya. Mereka mendengar suara di kandang sapi dan melihat bahwa air bocor cukup berat ke kandang sapi. Anandi bertanya-tanya apa yang akan terjadi pada hewan. Shiv pun menawarkan untuk membantu. Dia mencoba untuk menutup kebocoran di atap dan dia basah kuyup saat memperbaikinya. Dia meminta Anandi untuk mambawakan dia selembar plastik. Saat ia berbalik untuk pergi, ia menyebut dirinya "Anandi, Sambhal Ke Jaana" (Anandi, hati-hati). Ia menyadari bahwa ia tidak menangani dirinya sendiri dan Anandi memberitahu dia kembali. Lalu Anandi mendapat selembar plastik. mereka berdua melipat plastik, tangan mereka pun bersentuhan. Keduanya pun merasa malu. Shiv kemudian menutupi lubang di atap dengan plastik dan bocor pun hilang. Anandi berterima kasih kepada Shiv krn berada di sana untuk membantu. Shiv mengatakan kepadanya bahwa selama dia ada di sana, Anandhi tidak akan pernah menghadapi masalah. Anandi terkejut saat mendengarnya. Shiv mencoba untuk mengalihkan perhatiannya. Dia mulai bersin dan Anandi menawarkan untuk membuat teh panas untuknya!
Di dalam rumah, Anandi memberikan Shiv handuk. Shiv pun semakin bersin,
Anandi menyuruhnya untuk mengganti pakaiannya. Tapi Shiv menolak. Anandi
mengatakan dia tidak berminat untuk mendengarkan alasan-alasannya,
Anandi
membawanya ke lantai atas untuk mengganti pakaian. Shiv mencoba untuk
protes, tapi Anandi menutup pintu dan meminta dia untuk mengganti
bajunya. Shiv pun hanya tersenyum. Anandi menyerahkan beberapa pakaian
untuk Shiv, lalu dia tergelincir dan jatuh. Keduanya mengambil pakaian
dan kepala mereka berbenturan. Mata mereka pun saling bertatapan. Anandi
memperbaiki pakaian dan memberinya pada shiv.
Shiv : Anandi, aku ingin menanyakan sesuatu padamu.
Saat itu Anandi agak takut.
Shiv : apakah kau bisa memberiku sesuatu untuk dimakan bersama dengan teh karena saat ini aku merasa lapar.
Anandi lega dan bahagia dan turun untuk membuat sesuatu.
Di Mumbai,
Gauri
pulang dan membawa hadiah utk Jagat. Gauri meminta maaf karena egois
dan menyakiti Jagat. Dia tidak menyadari bahwa dia sedang menyakitinya.
Gauri mengatakan kalau segala sesuatu miliknya adalah milik mereka.
Jagat juga meminta maaf. Jagat mengatakan aku tidak akan mengambil
pekerjaan. Gauri pun senang.
Anandi membuat beberapa makanan
ringan untuk Shiv, Shiv datang ke sana mengenakan kurta. Tapi Shiv
merasa canggung, tapi Anandi mengatakan bahwa dia terlihat baik, dia
berhenti sendiri dan mengatakan ia terlihat ok. Shiv mulai berceloteh
tentang bagaimana ia bisa duduk diam setelah mencium semua aroma makanan
ini. Anandhi pun senang dipuji seperti itu. Anandi berkata, ibuku
selalu membuat ini selama musim hujan. Shiv mencoba untuk mengambil satu
tapi makanan itu masih panas. Anandi pun tertawa. Shiv mulai membantu
Anandi untuk membuat halwa. Kemudian ia makan semua makanan dan memuji
halwa itu. Anandi menggodanya bahwa dia juga membantu dalam membuat,
jadi lebih enak. Anandhi mengatakan kepadanya bahwa ia berbakat, dia
kolektor, dia bisa memukul goondas, dapat memperbaiki atap bocor, dapat
membantu di dapur. Shiv pun tertawa dan Shiv senang. Shiv mengatakan
bahwa aku terlihat baik tersenyum dan harus selalu tersenyum. Saat itu
nenek kembali dengan Gehna dan Vasanth. Nenek bertanya tentang
perjalanan ke Jaipur. Nenek memberkati Shiv. Dia kemudian memberitahu
pakaian Shiv dan mengatakan itu tampak akrab. Anandi menjelaskan bahwa
Shiv membantu memperbaiki atap dan basah kuyup, jadi dia memberinya
pakaian ayah Bhairon
Shivu memuji Anandi. Dia merasa malu dan
mengatakan dia akan pergi. Anandi berbicara kepadanya dengan senang
hati. Keluarga memperhatikan mereka. Setelah semua orang pergi, Anandi
memberitahu hadiah Shiv yg diberikan kepadanya. Gehna dan vasanth
membahas Shiv. Gehna senang melihat perkembangan mereka. vasanth
mengatakan dia menyukai Shiv karena dia terbiasa untuk memperbaiki
hal-hal sendiri, bukan memanggil seseorang untuk menyelesaikannya. Gehna
mengatakan Anandi dan Shiv dibuat untuk satu sama lain.
Di
kamarnya, Anandi membuka hadiah Shiv dan melihat bingkai foto dengan
cermin, dengan dia tersenyum di satu sisi foto. Dia juga menemukan
catatan Shiv yang mengatakan bahwa ia ingin berbagi beberapa foto dengan
dia, di mana ia tersenyum saat ia senang. Dia menulis kata-kata
motivasi untuk tidak membiarkan dia jatuh dan bergerak maju dan menjadi
bahagia. akhir suratnya mengatakan bahwa ia harus melihat bayangannya di
cermin dan kemudian melihat foto-fotonya yang tersenyum dan mencoba
untuk tetap bahagia selalu. Anandi pun melakukan ini dan tersenyum
loading...
LIKE FANPAGE INI UNTUK UPDATE POSTING TERBARU